Skip Over Navigation Links

Pelatihan Kemitraan Bidan Dan Dukun Di Kabupaten Konawe Selatan

by: Admin | Diterbitkan Nopember 2015

Jumlah ibu meninggal saat melahirkan per minggu di Indonesia setara dengan jumlah korban jatuhnya sebuah jumbo jet, sekitar 350 orang atau 18.000 orang per tahun. Data dunia menunjukkan, sekitar 1.600 perempuan meninggal setiap hari akibat komplikasi kehamilan dan persalinan. Secara kasat mata kematian itu memang tidak terasa. Kalau jumlah desa di seluruh Indonesia ada 65.000, pukul rata hanya ada satu kematian ibu bersalin tiap tiga atau empat tahun sekali di satu desa. Akibatnya, seringkali hal ini dianggap wajar dan kurang mendapat perhatian.

Padahal, dalam hitungan epidemiologis, prevalensi atau angka kematian ibu (AKI) Indonesia adalah 334 per 100.000 kelahiran hidup (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 1997). Angka ini tertinggi di kawasan ASEAN. Sebagai perbandingan, AKI Malaysia 34 per 100.000 kelahiran hidup, sedang Vietnam 160 per 100.000 kelahiran hidup. Sebenarnya kematian ibu saat bersalin bisa dicegah. Apalagi Indonesia memiliki teknologinya. Lalu, mengapa AKI Indonesia tetap tinggi. meski upaya penurunan AKI menjadi salah satu program prioritas Departemen Kesehatan selama 10 tahun terakhir?

Pelatihan Kemitraan Bidan Dan Dukun Di Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2007 berlangsung dari tanggal 24 agustus sampai 25 Agustus 2007, kegiatan ini dilaksanakan di Aula BKKBN Prov Sulawesi Tenggara. tujuan dari kegiatan ini yakni : Terjalinnya hubungan yang harmonis antara bidan dan dukun dalam melakukan pertolongan persalinan, Menjamin kehadiran tenaga kesehatan pada setiap persalinan, Memperluas akses terhadap pelayanan kebidanan di tingkat masyarakat. Kegiatan ini bermanfaat meningkatnya kemitraan bidan desa dengan dukun beranak di Kabupeten Konawe Selatan. Peserta dalam kegiatan adalah bidan desa dan dukun beranak yang tersebar pada kelurahan/desa di Kabupaten Konawe Selatan yang berjumlah 30 orang, yang dibagi atas 15 orang bidan desa dan 15 orang dukun beranak.

Pelatihan Penggerak desa siaga berlangsung dari tanggal 27 sampai 29 Agustus 2007

Social Media Links